Menu

Mode Gelap

TPPO, Kapolri: Kami Cinta Dan Ingin Melindungi Warga Negara Indonesia

badge-check · 21 Jun 2023 09:38 WIB ·


					TPPO, Kapolri: Kami Cinta Dan Ingin Melindungi Warga Negara Indonesia Perbesar

Jakarta, Promediacom.co.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengangkat isu pemberantasan tindak pidana perdagangan manusia (TPPO) dalam pertemuan ASEAN Senior Officials on Transnational Crime (SOMTC) Leaders di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (Juni). ) tanggal 20, 2023) ).

“Alhamdulillah, hari ini kita baru saja menyelenggarakan pembukaan SOMTC dimana kebetulan Indonesia menjadi Presiden. Butuh waktu 10 tahun untuk mencapai ini (Ketua) jadi jelas kegiatan ini penting bagi Polri, apalagi untuk bisa membahas beberapa pembicaraan yang kita lakukan selama ini dengan lebih serius,” ujar Sigit.

Sigit mengatakan pertemuan SOMTC sebelumnya berkaitan dengan situasi Covid-19 dan karena itu dilakukan secara virtual.

Ia juga berharap akan ada pembicaraan khusus sehubungan dengan acara yang saat ini berlangsung secara luring, setelah itu tidak hanya kerja sama formal tetapi juga operasionalisasi aktual dari kerja sama ini, khususnya di bidang penegakan hukum terhadap kejahatan internasional, dapat diharapkan.

“Karena selama ini yang jadi masalah para pelaku kejahatan kemudian kabur ke luar negeri sedangkan kita memiliki birokrasi yang sulit, sehingga harapan para korban dan harapan kita untuk bisa menangkap para pelaku kejahatan terhambat,” sebutnya menyebut. . tanda.

Selain itu, mantan Kasat Reskrim ini mengatakan, dalam pertemuan SOMTC, salah satu topik yang akan dibahas adalah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Menurutnya, pembahasan TPPO sejalan dengan kesepakatan Presiden Jokowi dan beberapa kepala negara untuk menghapus TPPO dalam bentuk apapun.

“Tentu saja, TIP adalah perusahaan internasional. Di SOMTC, ini salah satu hal yang serius, yang tentunya kami harapkan benar-benar melindungi WNI ke depan,” kata Sigit.

Menurut Sigit, kerja sama antar negara bukan hanya kerja sama dalam berbagi informasi. Tapi bagaimana penuntutan pidana dapat ditingkatkan dengan menangkap pelaku di luar negeri?

“Dengan peningkatan kerjasama operasional, tentu juga menyelamatkan korban di luar negeri untuk bisa kembali ke Indonesia,” kata Sigit.

Mantan Kapolda Banten itu menegaskan, setelah Presiden Jokowi mengeluarkan arahan, Polri menangkap 457 tersangka TPPO dalam dua pekan. Ia juga menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang melakukan TPPO.

“Kami berharap dengan langkah-langkah yang kami lakukan, orang-orang yang bekerja di luar negeri menggunakan jalur resmi untuk mendapatkan perlindungan hukum dan hak-haknya, dan tidak ada yang merugikan warga negara Indonesia kami yang bekerja di luar negeri,” kata Sigit. .

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terombang-ambing oleh godaan gaji yang tinggi, namun soal kualifikasi dan persyaratan diabaikan.

“Dalam kasus pelaku, saya menginstruksikan kepada semua pihak yang terlibat, baik pihak eksternal maupun pihak kepolisian sendiri, untuk menuntut tindakan tegas. Tanpa kompromi, saya pikir masyarakat harus melaporkan ini. Kalau ada informasi seperti ini akan kami ikuti karena kami sayang masyarakat. Kami ingin melindungi karyawan kami yang bekerja di luar negeri. “Mereka adalah pahlawan Indonesia yang harus kita jaga,” kata Sigit.

Artikel ini telah dibaca 215 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Buka Tabungan Secara Online Melalui ONE Mobile App Sangat Mudah

19 October 2023 - 16:04 WIB

Review Kartu Debit & Kredit Nyala OCBC NISP: Cashback Hingga Rp 1 Juta!

21 June 2023 - 10:13 WIB

Terkait Pertemuan Megawati SBY, Puan Mengatakan Ada Harapan Bisa Terwujud

21 June 2023 - 09:45 WIB

BSI Menerbitkan KPR FLPP Hingga Rp 7,24 Triliun

21 June 2023 - 09:41 WIB

Babyproofing Made Easy At Home and On the Go

9 June 2021 - 20:07 WIB

World’s Most Expensive Sneakers Will Order Your Pizza

9 June 2021 - 20:05 WIB

Trending di News
Pro Media Com Kami ingin memberitau Kamu untuk postingan Kami yang terbaru.
Dismiss
Allow Notifications